aku di sini

aku di sini, cantik

di balik gincu merah bibirmu nan merekah

di balik warna warni kuku jemari

di sela-sela helai rambutmu nan wangi

 

aku di sini, cantik

di luar jauh puja-puji pengagummu

di dekat gambar yang terpajang selalu

kau berpelukan dengan belahan jiwamu

 

aku di sini, cantik

terhimpit di antara nomor – nomor dalam telepon genggammu

asik berpelukan dengan masa lalu

 

aku di sini, cantik

aku yakin kamu tahu

 

 

kamar

ruang gelap itu adalah kamarku

tempat nyamuk berkumpul

dan berpesta pora menyantap sajian

tanpa daya tersaji di atas kasur

  
ruang gelap itu adalah kamarku

tempat buku berisi segala cumbu rayu

tergeletak tanpa sekat

kisah usang yang kini sekarat

  
ruang gelap itu adalah kamarku

tempat beberapa gitar tua bertumpuk

dawai-dawainya putus

lagu-lagu kini mampus

  
ruang gelap itu adalah kamarku

saat peluhmu dan peluhku menyatu

  
ruang gelap itu adalah kamarku

  
ungkapkan benakmu saat kau mampu melihatku

kamar

ruang gelap itu adalah kamarku

tempat nyamuk berkumpul

dan berpesta pora menyantap sajian

tanpa daya tersedia di atas kasur
ruang gelap itu adalah kamarku

tempat buku berisi segala cumbu rayu

tergeletak tanpa sekat

kisah usang yang kini sekarat
ruang gelap itu adalah kamarku

tempat beberapa gitar tua bertumpuk

dawai-dawainya putus

lagu-lagu kini mampus
ruang gelap itu adalah kamarku

saat peluhmu dan peluhku menyatu
ruang gelap itu adalah kamarku
ungkapkan benakmu saat kau mampu melihatku