dinding usang

sudut dinding yang mengelupas

teguh dalam terpa panas dan hujan meski banyak yang terlepas

bergeming, tiada tanda bergeser akan ditemukan

padanya letak tiang-tiang mimpi sangga harapan

menjadi usang adalah suratan

punah hanya jika dirubuhkan

dan kupastikan kau butuh banyak kekuatan

untuk menjatuhkan hati bersalut rindu dendam

Advertisements

lagu cinta sampai mati

sekali waktu biarkanlah dirimu terdiam mendengarkan lagu yang paling kau suka, nada-nada yang paling kau puja dan irama yang paling kau cinta

lirik? oh jangan pernah kau lupa…. yang selalu kau rindu telah menjelma dalam kata dan rima, meski tak di sisi namun dia hadir di sana

di depan mata rasa, menghadap rahasia

karena meski dia dekat namun tak selalu dapat ditebak langkahnya, hanya lagu yang terekam yang dapat dinikmati berulang kali dan membangkit nuansa yang sama di hati

jatuh cinta lagi

pada masa yang berhenti dalam syahdu, berbalut senyum merayu, senja menghatur salam merindu

dua lagu ini, aku tahu akan mencintainya sampai ku mati

makna (4)

makna (4)

di luar sana hujan dan semestinya dingin

gerangan hal yang sama kah di tempatmu sekarang?

aku tak tentu

angin dingin merenggut hangatku

dia dingin karena tak perlu tahu

apa yang menjadi lamunanku

apa yang menjadi lagu-laguku

dan tetes air yang menyapa tubuh adalah ribuan rindu

yang kerap mengisi mimpiku

   

makna (3)

makna (3)

kian tertambat

kian terikat

pada rindu yang menyerbu saat senyum tersudut di pojok penuh debu

pada basi-basi umpama warna-warni keinginan hati

hingga rela menghabiskan banyak jenak yang tak terulang

menikmati tiap kemungkinan yang menjelang

nan buyar semua rencana tatkala teringat nestapa

mengalun lembut lagu pilu tiap bertegur sapa
untuk apa mencintai yang tidak mungkin?

di seberang sana belum tentu melihat batin

jauh lah hal itu, bicara pun hanya seperlunya

sebatas tawa mengelabui luka
… tak kau lihat kah ku sampaikan warna-warna selain hitam yang biasa kukenakan sejak kau panggil semua riang yang sekian lama tersimpan …

??? ??? ???

tak akan kau pahami senandung rindu di balik ratap hati

karena memang tak akan kubagi rahasia ini

kagum dan sayangku cukuplah untuk hari ini

dan mungkin akan ada lagi di esok hari

jika aku belum mati

lihat saja nanti…

makna (2)

makna (2)

satu per satu

percaya diriku terdiri dari bambu bambu

berkeliling membentuk pagar menjaga agar ku tak jatuh

dan sukar diserbu

namun cukup seukir senyum maka semua jadi berantakan

dan perlahan ku hilang pegangan

buyar semua rencana, luluh lantak

mesti buka mata agar tak hilang jejak

masalahnya yang menunggu di sana adalah keraguan

tanpa kepastian setelah berbulan-bulan, berbulan-bulan

dan senyum itu hadir begitu saja

akankah ku menyerah dalam tawa?

makna (1)

makna (1)

mengapa kamu begitu menarik?

dan mengapa terlambat muncul?

kusebut muncul karena engkau bagai yang tak terpikirkan

mendadak hadir dan mencuri perhatian

meski tidak dengan terus terang

tak banyak yang terucap di waktu yang terbentang

hanya tawa, bahkan tak berani bertukar pandang

aku takut dibilang lancang

oleh banyak aturan yang akan terlanggar

namun bukan oleh gerakku yang makin tak menentu

dan rasa percaya diriku yang mulai runtuh satu persatu