di pojokan ini

sinar jingga datang lewat celah-celah tirai

sore mengintip lewat matanya yang menjuntai

“adakah cerita yang ingin kau sampaikan untukku?”

tertunduk melihat huruf yang rapih berbaris

hati menanti untuk melebur habis

merana oleh nikmat dua teguk madu manis

“adakah resah yang kautuliskan untukku?”

sore membingkiskan senyum dari bibir yang menyitir angin hangat

seperti peluk yang tak lagi diterima

seperti peluk yang tak lagi dirasa

foto hasil jepretan sendiri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s