kau mungkin telah membaca semua yang tertulis di dalam jenak tahun-tahun lalu dan bertanya apa yang ada di balik semua dinding, jendela, pintu, kamar, lagi, lagi, lagi dan lagi, kopi, lagi, kopi, lagi, kopi dan lagi.

kau mungkin telah mencoba untuk mengetahui apa yang terjadi di dalam jenak tahun-tahun lalu bersama matahari, bulan, bintang, pagi, siang, sore, malam, lagi, lagi, lagi, lagi dan lagi, angin, panas, dingin dan lagi, lagi, lagi, dingin dan lagi.

kau mungkin telah menyimpulkan apa yang terlihat di dalam jenak tahun-tahun lalu di atas air, udara, tanah, pohon, kembang, lagi, lagi, lagi, lagi dan lagi, daun gugur, lagi, daun gugur, lagi, daun gugur dan lagi.

kau mungkin telah menjauhi atau mendekati kenyataan atas apa yang terangkum di dalam jenak tahun-tahun lalu lewat segala hujan rintik, gerimis, deras, deras sekali, lagi, lagi, lagi, lagi dan lagi, kemarau, lagi, kemarau, lagi, kemarau, lagi, kemarau dan lagi.

aku?

aku mungkin telah memilih untuk menggores kuku-kuku pada angin yang tak berhenti berhembus dan membelai ikal rambut yang terpotong pendek namun tetap berkibar seakan memiliki pesona tersendiri namun semu dan usang

sesuatu telah jauh berbeda dan aku tak tahu apa itu hanya saja saat kuku-kuku ini menancap pada jerat padat yang kerap terbawa angin maka aku akan mengeluh sakit dan melihat darah hitam perak meleleh dari jari-jariku yang rasanya kurang seruas panjangnya

lalu kau menilai-nilai dan sepakat dengan pagi yang menjual dirinya pada malam dan senja hanyalah sebait puisi tanpa makna, sekedar ikut arus supaya dikira masih ada kehidupan di balik warna merah yang dibeli oleh hitam namun disembunyikan di balik hamparan biru langit, sejenak sebelum diluluhlantak mata-mata yang menatapnya dengan roman dan munafiknya harap cemas

lalu aku menerima reka-rekamu dengan sepenuh hati.

anomali.

kau mungkin saja menerima apa yang terselip di halaman buku, gambar-gambar sampul, lirik lagu, alunan syahdu, tulisan ambigu, lagi, lagi, lagi, lagi dan lagi, ambigu, lagi, ambigu dan lagi.

Advertisements

2 thoughts on “anomali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s