di masa yang akan datang

kelak kau tak akan sedih meradang

saat peluk merenggang

tangan tak saling genggam

mata tak saling memandang

bicara tak lagi berimbang

kata-kata tak berbalas

cemas-cemas tak beralas

di masa yang akan datang

kelak kau akan tersenyum lapang

mengingat peluk yang merenggang

mengingat tangan yang tak saling genggam

mengingat mata yang tak saling memandang

melupakan bicara yang tak berimbang

melupakan kata-kata yang tak berbalas

melupakan cemas-cemas yang tak beralas

itu semua adalah pikiran-pikiran

di masa yang sekarang

siasat menghadapi kenyataan

bisa disebut itu adalah latihan

menanggulangi sedih bukan buatan

di masa yang akan datang

kelak kita menghilang di dalam ucapan

“semua demi kebaikan”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s