Tentang Buku: Men Without Women (Haruki Murakami)

Tentang Buku: Men Without Women (Haruki Murakami)

Dearest Cherry Waves,

Tanganku semakin lelah menggores satu baris hitam di dinding hati menghitung berapa lama kamu telah pergi dan menduga-duga kapan (mungkin) kamu kembali. Goresan hitam itu berbentuk cerita-cerita aneh yang selalu kucari untuk membuat tenang karena merasa bahwa cerita hidupku sendiri tidaklah lebih aneh darinya. Tak heran – katamu – aku suka dengan tulisan Haruki Murakami yang selalu mempunyai cerita dengan ide tak biasa bahkan sering kali absurd. Sangat suka. Hanya kalimat yang rinci meski tak pernah njelimet yang mampu membuatku merasakan nuansa getir yang disampaikannya. Maka aku begitu penasaran saat membaca info di dalam website resminya bahwa akan ada kompilasi baru berjudul Men Without Women yang dirilis pada bulan Mei 2017 berisikan tujuh cerita pendek. Segera kucari segala informasi bagaimana untuk mendapatkannya – akan kuceritakan nanti setelah kusampaikan padamu apa yang kubaca di dalam buku ini.

Ada tujuh cerita yang membuatku penasaran akan apa dan bagaimana cara Murakami menyampaikan pandangan/pemikirannya tentang keberadaan para pria tanpa wanita, atau para pria tanpa keberadaan wanita. Dari tujuh cerita tidak ada satu pun di antaranya yang biasa saja, well, ada satu yang rasanya begitu dekat dengan kehidupan nyata, senyata kehidupan yang kualami, dan tak bisa kusebut itu sebagai ‘biasa saja” karena sampai jungkir-balik tertungging-tungging menahan sakit saat mengalaminya, hanya saja ada satu cerita yang aku sampai pusing membacanya karena terlalu kiasan – nampaknya. Continue reading “Tentang Buku: Men Without Women (Haruki Murakami)”

Advertisements