Kelak

Saat kering menyajikan sunyi, angin lembab menghantar gundah

Tak berdaya melawan rasa

Asa tak kuasa memendam berbagai makna

Hanya satu yang kupinta

Hadirlah lewat rangkaian rindu

Datanglah lewat tawa semu

Lengkungkan senyummu penuh sipu 

Meski harus tersapu oleh waktu 

Kiranya engkau rela menyisihkan beberapa jenak dari bahagiamu

Untuk kemudian menumpuk, memenuhi ruang yang beku
Terus membeku, sampai tiba saatnya

Aku seutuhnya terpenuhi oleh nyatamu…

    

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s