Harapan

Aku sedang memeluk bayangan

berwarna jingga, bukan hitam seperti biasanya
tidak kelam, tidak muram
walau dalam remang malam
aku menikmati pendar hangatnya
Aku sedang dibuai bisikan
lembut, menyampaikan sepatah dua patah kata
tidak lirih, hanya perlahan namun jelas
menyampaikan kerinduan akan kehadiran
sebentuk asa berselimut bahagia
Aku sedang menikmati genggaman
Erat, melingkupi kedua sisi dari hati ku
baik yang terluar sampai yang terdalam
dari yang dapat kau lihat sampai yang hanya dapat kau rasa
sehingga kau mengerti bahwa  semuanya selurus sejalan
Aku sedang mencumbu pandangan
yang lurus terpancar dari hati yang tak mampu berdusta
ada teduh berhembus menenangkan amarah
ada hangat memancar mencairkan kebosanan
ada cinta bersemayam di dalamnya
Aku ingin terus memeluk, ingin terus dibuai bisikan, menikmati genggaman dan mencumbu pandangan
sambil terus mengucap sebait kalimat bernama doa
yang dapat membawa kembali aku
untuk seterusnya bersemayam di sana
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s