Lukisan

Ada yang menarik saat kau melukis
Segaris lengkung di wajah yang masih asing
Belum terbiasa terlihat
Jika hanya bisa dibilang baru beberapa jenak saja

Yang menarik itu sungguh menarik
Senyap kala duduk di kursi kayu di tengah keramaian
Lalu lalang langkah terburu-buru melintas di depan mata
terlihat di sore hari kala duduk di kursi besi sekitar gedung megah
tempat tiap hari lepas semua daya usaha

Tertarik ku oleh hal yang menarik
Sekelebat merah di antara dinding kelabu dan lantai licin berwarna hitam
Rambut panjang hitam legam tersibak dibelai angin
Renyah tawa menyeruak di antara kumpulan insan bertopeng kelelahan

Ada yang menarik saat kau melukis

Sebentar…

Apakah itu lukisanmu?
Atau bayang biru jelmaan harapan
yang ternyata berasal dari benak ku semata
Warna warni tak kasat mata
hasil cemas dan bimbang juga harapan yang sudah mengendap

Apakah itu lukisanmu?
Atau sekedar ingatan yang kembali tergali
ketika kumelihat sebentuk garis lengkung itu
yang lama kelamaan membentuk bunga
Semakin banyak, terus bertambah

Sampai akhirnya kusentuh lukisan itu
dan mencoba untuk mencari jawab di dalamnya
Engkau atau aku kah yang melukis semua itu?
Semua yang menarik dan yang membuatku tertarik

Inilah saat yang tepat untuk sekumpulan nada merdu mengalun syahdu, penyampai rasa rindu atau penerjemah resah hatiku

Lukisan siapa kah itu?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s