Jejak

Beginilah cara ku meninggalkan jejak

 

Bukan lewat kata, karena kata-kataku amat menyakitkan

Bukan lewat perbuatan, karena perbuatanku sangat memalukan

Bukan lewat gambar, karena gambar buatanku tak ada yang indah

Bukan lewat lagu, karena suaraku tak lebih baik dari sumbang

 

Beginilah cara ku meninggalkan jejak

Bukan lewat kenangan, karena aku tidak pantas untuk dikenang

 

Maka ku katakan “aku meninggalkan jejak”, bukan “meninggalkan kenangan”

Jejak, supaya bila suatu saat nanti ada tim pencari fakta

Yang berusaha mencari-cari fakta tersembunyi bertahun-tahun di dalam pikiran dan perasaan seorang aku

Maka mungkin dia dapat menelaahnya melalui jejak yang kutinggal

Merangkainya hingga dia bisa mendapat kesimpulan tentang fakta mengenai diriku

yang entah benar atau tidak

karena hanya aku sendiri yang tahu kebenaran dan kesalahanku

 

Maka aku hanya meninggalkan jejak

Karena jika tidak kau lihat kebenaran dan kesalahanku

Maka tidak perlu ada kenangan itu

 

Jejak itu kutinggalkan di sini

Di linimasa ini

Advertisements

2 thoughts on “Jejak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s