Membagi Waktu Adalah Hal Yang Sulit

image

Saya mengalami kesulitan membagi waktu untuk memrioritaskan pemenuhan hobi. Hobi utama saya ada beberapa dan memang semuanya setara, yaitu: menulis, membaca (novel, komik dan majalah) dan bermusik. Semuanya benar-benar berada dalam level yang sama, jadi urut tulis tadi tidak menunjukkan mana yang paling saya suka. Semuanya sederajat.
Dari 24 jam waktu dalam sehari, 8 jam sudah terpakai untuk kerja, 3 jam terhabiskan di jalanan, 7 jam diwajibkan sebagai waktu istirahat tidur (supaya sehat), 2 jam dihabiskan untuk makan pagi, siang dan malam. Sisa 4 jam untuk melakukan hal-hal lainnya termasuk pemenuhan hobi. Dan 4 jam itu harus saya bagi juga untuk berkomunikasi dengan Sang Istri karena kami berdua selalu punya banyak cerita dan ide untuk didiskusikan bersama.

Makanya, saya sungguh bingung.
Buku dan majalah selalu teronggok dengan sukses di rumah, sering beli tapi ga tau kapan selesai semua. Belum selesai semua buku itu, kemarin saya kembali melihat seri komik Brightest Day kali ini tentang Green Lantern yang adalah superhero favorit saya, hardcover pula! Saya kan koleksi komik seperti itu jadi penting banget untuk dimiliki demi melengkapi semua serinya, walopun duit menipis dan dompet meringis.
Menulis adalah way out saya untuk mengucapkan semua ide yang tidak pernah terungkapkan, semua pikiran yang sulit untuk dimengerti namun perlu untuk dituangkan daripada saya gila. Nah, menulis itu membutuhkan waktu minimal 30 menit demi menulis sebuah blog pendek, kalo ide lagi penuh bisa menghabiskan waktu 1 jam. Lalu sebenarnya saya pengen banget bisa bikin satu buku sendiri, entah fiksi atau kisah nyata, tapi konsumsi waktu yang begitu banyak membuat niat itu baru sebatas mimpi semata.
Bemusik adalah passion saya. Semua hal bisa diungkapkan dan diekspresikan lewat musik. Kalo lagi romantis ketahuan banget deh lewat playlist yang lagi terpasang di mp3 player, seperti sekarang ini, lagu dari Bugerkill sedang menghentak telinga dan menggeber jantung! Sungguh romantis. Hobi bermusik itu kini sedang saya coba gunakan untuk bisa menghasilkan rupiah melalui pertunjukkan band akustik. Nah, masalahnya adalah betapa sulit saya mencari waktu untuk bisa mengutak-atik effect yang ada demi menciptakan karakter suara yang berbeda-beda. Ga cukup hanya 30 menit atau 1 jam untuk mengutak-atik sound yang diinginkan dan itu baru untuk utak-atik aja ya, belum lagi kalo belajar lagu sekaligus aksi panggungnya, bisa berjam-jam deh. Belum lagi menghabiskan waktu untuk nonton DVD live show band-band yang menjadi inspirasi saya. Itu pentibg banget lhooow dalam mengembangkan kualitas bermusik. Serius deh.

Weekend sebenarnya adalah waktu yang tepat namun saya cenderung untuk menghabiskan waktu bersama Sang Istri dan memang obrolan pagi hari saat sarapan itu selalu menghasilkan ide-ide brilian. Lalu agak sore sampai malam biasanya saya pergi sama dia ke mana aja, ga soal mencari barang tapi sekedar menghabiskan waktu bersama.
Menghabiskan waktu dengan Sang Istri adalah saat yang paling mulia, setelah 5 hari bergelut dengan egoisme maka 2 hari libur adalah saat indah untuk kembali menjalin kerjasama dengannya. Nah, ada satu lagi nih, karena ternyata saya juga hobi nyuci baju, maka weekend selalu menjadi saat tepat untuk menuntaskannya. Jadi berkurang lagi deh jatah waktu saya.

Lalu apakah saya menyalahkan Semesta?

Tidak, tapi mungkin memang harus ada prioritas.
Saya harus lebih bisa mengarahkan otak yang seringnya bekerja secara random dan pikiran yang moody yang seringnya membuat saya melakukan apa yang terpikirkan aja. Ternyata hidup memang penuh dengan pilihan dan strategi ya, bahkan dalam melakukan hobi saja musti seperti itu. Luar biasa.
Tapi itulah hakekat tertinggi dari manusia: memiliki pilihan dan berstrategi. Bahkan dalam hal yang “ga penting” bagi kalian pun, untuk bisa menulis blog seperti ini aja saya akhirnya berhasil menemukan waktu tepat yaitu saat 1,5 jam terjebak macet. Ternyata penting banget bagi saya untuk memikirkan saat yang tepat untuk bisa menulis hal yang ga penting bagi kalian.

This is life. My life. Your life.
Mari berstrategi.

Salam hangat,

Aries Boi (yang lagi bingung)

Posted from WordPress for Android

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s