Love, Respect, Metal and Kahitna

image

Mengapa harus Love, Respect, Metal and Kahitna yang tertulis dalam hampir setiap blog saya? Mari, dengarkanlah pagi ini saya mau berceramah:

Love.
Love atau Cinta dalam bahasa ibu saya dan anda adalah sesuatu yang sangat indah. Luar biasa. Mujijat. Ajaib. Tak bisa dilukiskan dengan berbagai cara untuk menghasilkan gambaran yang paling “masuk akal” untuk menerimanya dengan rasio mentah-mentah. Keberadaan Cinta membuat dunia ini indah. Siapa yang dapat mengingkari nikmatnya rasa dicinta dan mencinta? Bahkan sakit yang paling enak pun hanyalah ketika putus cinta. Ga percaya? Coba aja perhatikan, betapa tema putus cinta/patah hati menjadi inti dari tumbuhnya band-band baru pendulang jutaan rupiah walau selalu berargumen dengan bahasa selingkuh namun pasti di dalamnya terdapat sakit hati, bukan? Lagu-lagu yang justru gampang diingat dan menjadi hits adalah tentang sakit hati karena cinta. Jauh lebih mudah untuk mengekspresikan sakitnya hati dibandingkan bahagianya hati. Tinggal meringis-ringis dan pake baluran bawang merah di bawah mata maka akan tercipta efek airmata dramatis pengurai decak kagum dari pemirsa. Makanya sinetron laku, kan? Jadi boleh dong saya menyimpulkan apapun efeknya Cinta adalah hal yang paling enak untuk dinikmati. Apalagi kalo sedikit “religius”, Cinta dijadikan representasi Tuhan, kasih yang diberikanNya itu sungguh tanpa syarat, berlaku bagi siapa saja yang mau beriman kepadaNya. Makanya dalam pemahaman iman saya, Tuhan Yesus rela disiksa dan mati disalib demi keselamatan SELURUH umat manusia, supaya semua yang percaya kepadaNya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal. Cinta tanpa syarat adalah sumber dari kata ketulusan. Hakekat cinta yang begitu besar menjadikannya prinsip terutama dalam hidup saya.

Respect.
Respect atau hormat adalah hal yang harus dikembangkan oleh setiap orang. Menghormati orang lain seperti menghormati diri sendiri akan menjamin terciptanya kehidupan penuh kerjasama, saling memberi perhatian, mengutamakan kepentingan orang lain di atas kepentingan pribadi atau golongan – bah, macam pelajaran P4 aja bahasa gue ini. Rasa hormat dan menghargai orang lain otomatis akan menjauhkan diri dari tindakan semena-mena, menjauhkan diri dari hawa nafsu dasar manusia yang emang rakus – sebagai bukti konkrit bahwa semua manusia berdosa. Terbukti banget kan sekarang banyak orang yang kembali kekondisinya semula, menjadi koruptor padahal selalu bersembunyi dibalik kata religi dan perlakuan macam pemimpin agama, bijak bicara, santun bertutur kata. Ternyata busuk. Mereka mencari keuntungan dan kesenangan diri sendiri yang mengakibatkan banyak kerugian. Rela melihat orang lain mati akibat ga punya biaya untuk menjalani hidup wajar setiap hari. Terorisme, dengan segala bentuk dalih dan dogma menyimpangnya, adalah bentuk sempurna kepicikan orang yang menganggap dirinya lebih tau dan akhirnya berhak melakukan segala sesuatu berdasarkan pemahamannya sendiri. Merugikan? Pastinyalah! Malah sampai bikin orang lain mati. Zigzag di jalan raya, seperti para pengendara sepeda motor yang ugal-ugalan atau kendaraan-kendaraan yang akhir-akhir ini makin banyak memasang sirene, kelakuannya udah pada kaya jagoan. Yang penting mereka cepat sampai tujuan, ga peduli orang lain celaka akibat ulahnya, seperti apa yang menimpa om dan istrinya yang adalah tante kandung saya juga tulang (paman) kandung saya. Bahkan akibat kecelakaan itu tulang saya akhirnya meninggal. Terbukti kan Respect mulai menjadi hal yang langka?

Metal.
Ya, saya penggemar musik cadas, dari rock biasa sampai death metal. Semata-mata ingin membuktikan bahwa musik cadas tidak menjamin seseorang otomatis menjadi brutal, penuh kekerasan dan akhirnya menjadi public enemy. Coba deh tanya para koruptor, berapa banyak dari antara mereka yang suka sama musik metal? Saya yakin koq sebagian besar adalah penikmat musik religi, bahkan yang suka kasih sumbangan/persembahan sebanyak-banyaknya dirumah-rumah ibadah. Jadi, bukan musik metal yang bikin mereka jahat. Tak bisa dipungkiri juga bahwa ada beberapa “oknum” yang menyebarkan fitnah, anti tuhan dalam lirik lagu yang dibawakannya. Nah, itu mah kembali pada kedewasaan diri masing-masing, dikasih akal budi untuk bisa mencerna baik-baik mana yang positif dan negatif, jangan terlalu bodoh lah untuk ikut semua hal yang keliatannya enak. Lagian buat saya, aliran musik cadas itu memperlihatkan teknik keterampilan bermusik yang sangat tinggi, walopun jazz juga demikian, namun koq ya rasanya jauh lebih nikmat musik cadas ya. Hehehehehehehehe… So, penggunaan kata Metal ini adalah dedikasi saya untuk musik berkualitas dan para musisi yang terus menjunjung idealisme bermusiknya. Satu lagi, penggunaan kata Metal ini semata-mata biar saya keliatan cadas aja sih, hehehehejeehehehe… Yah kan manusia terdiri dari dua sisi, hitam dan putih, naaaaah sisi hitamnya saya diwakilkan oleh musik cadas dan sisi putihnya saya diwakilkan oleh….

Kahitna.
Sebagai grup band pop romantis pengusung kata-kata cinta nan lugas dan musik renyah mudah dicerna juga penerjemah perasaan sakit hati/putus cinta juga selingkuh yang paling mumpuni, Kahitna otomatis menjadi representasi saya untuk menunjukkan bahwa saya sangat suka hal yang romantis. Kan romantis ga selalu harus bahagia ya, makanya lagunya Earth, Wind and Fire yang berjudul After The Love Has Gone sering masuk dalam kompilasi lagu Valentine, padahal murni isinya kekeselan seseorang akibat patah hati. Saya sendiri emang suka dengan lagu-lagunya Kahitna, abisnya lucu aja sih. Lagian juga maininnya gampang, jadi dulu saat lagi berjuang mendapatkan cinta, lirik dan musik Kahitna adalah tempat pelarian saya. Sekarang? Lagu-lagunya mereka menjadi preferensi untuk saya bawakan ketika menjadi personil grup akustik bentukan saya sendiri. Heheheheheehehehe.

Kesimpulan.
Slogan “Love, Respect, Metal and Kahitna” adalah sebaris kalimat penerjemah kehidupan saya yang multi dimensi, multi layer, multi tasking, multi kompleks dan segara multi lainnya. Semoga kalian bisa mengerti ya.

Oh iya, ceramah ini bukan atas permintaan seseorang, tapi murni atas inisiatip ga penting dari saya. Sekian.

Love, Respect, Metal and Kahitna
BigBangJoe

Posted from WordPress for Android

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s