Hilang

Ada angin mengusap kulit saat berdiri menyendiri di balik pilar tinggi dan menjadi saksi betapa rasa kehilangan mampu membuat lumpuh..
Seperti apapun kenyataan yg tlh dilewati bersama-dlm keadaan terpahit pun,tetap rasa kehilangan itu menyergap lbh sigap dari rasa siap.
Sejenak rasa kehilangan menaruh kesadaran pada dilema,percaya atau terpaksa percaya.Walaupun segala fakta telah terpapar dgn demikian jelas
Ya,rasa sayang sejatinya tak berbatas,rasa sayang terus berkembang,smakin kau menyadari semakin kau menyayangi,demikianlah dilema bersinergi
Jadi sangat dimengerti mengapa kau begitu lumpuh saat sinergi itu menjelang,memaksamu utk memilih melepaskan mereka yang kau sayang,hilang

Hilang…

(buat mereka yang merasa kehilangan… I miss my brother, Mario Ganzamo)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s