Reuni The Groove: Luar Biasa!

Hari ini, rabu tanggal 1 Juli 2009 jam 19:45 tadi gue bersama “Dirinyaaaa” datang ke FX untuk menikmati penampilan reuni salah satu band terbaik negara ini: The Groove.
Acaranya sendiri dimulai jam 20:00 yang ternyata merupakan acara perayaan HUT FX yang pertama. Dimulai tepat waktu, acara dipandu oleh 2 orang host, yaitu Panji dan yang cewek gue lupa namanya. Panji, selain menjadi host, doi juga membawakan 3 buah lagu miliknya – yup, he’s a rapper too. Penampilan Panji cukup memikat, berjalan dengan mulus. Lagu-lagu rap-nya memiliki beat yang asyik, enak buat dibawa goyang. Satu hal yang gue senang, Panji ternyata memiliki attitude yang ok banget. Dia ga tengil – seperti kebanyakan rapper lainnya. Gaya bicaranya lucu, ngelawak melulu tapi jauh dari kesan kampungan. Benar-benar menghibur. So, untuk penampilan Panji gue mengacungkan 2 jempol deh… Respect!Setelah penampilan Panji, acara dilanjutkan dengan suatu fashion show yang – menurut gue – ga penting, ga tau deh menurut yang lain. He3x… Terus abis itu ada juga penampilan kolaborasi perkusi dengan DJ… Yah, cukup menghibur lah… Walopun sejujurnya gue bosan dengan bunyi jedang-jedung satu ketuk yang bikin kita seakan-akan berada di planet jupiter. DJ yang bekerja pun mencoba untuk melakukan scratch, tapi sayangnya jauh dari kesan keren, karena scratch yang dia bikin hanya sekedar imbuhan belaka – ga seperti DJ-DJ hip hop yang gue kenal macam DJ Lethal (House of Pain/Limp Bizkit), DJ Terminator X (Public Enemy), DJ MixMasterMike (Beastie Boys), dlsb yang memang menjadikan scratch sebagai nyawa dalam nge-DJ. Bagi gue, DJ yang hanya bisa nge-mix lagu dengan tipikal satu ketuk aja mah ga lebih dari operator lagu. Gue juga bisa kalo cuma gitu doang, kan paling gampang kalo buat nge-mix lagu-lagu satu ketuk, lo taruh di mana aja pasti masuk yang penting nge-pas-in temponya aja. He3x…

Tapi untungnya acara itu cepat berlalu… Kuping & mata gue udah ga sabar untuk segera dimanjakan dengan musik dan performance handal dari The Groove, yang udah lama “ga main bareng”. Dan dimulailah penampilan mereka.

Gue lupa apa yang jadi lagu pembukaannya, yang pasti The Groove benar-benar menggebrak malam ini. Dahulu, Satu Mimpiku, Khayalan, Sepi, Pangeran & Putri, bahkan sampe lagu I Believe I Can Fly dan beberapa lagu lainnya benar-benar memanjakan para fans the Groove yang nampaknya memang sudah cukup lama mengenal The Groove. Well, gue sendiri kenal dan jadi penggemar the Groove sejak tahun 1996, pada saat gue baru tingkat 2 kuliah. Makanya, ketika mereka mainin lagu You Are The Universe-nya Incognito (eh, benar ga ya???) dan Cosmic Girl-nya Jamiroquai gue langsung melayang ke suasana gerimis di siang hari pada saat JGTC tahun 1998. Saat itu gue terperangah melihat aksi panggung sang vokalis pria bertubuh langsing yang ga bisa diam dan sang vokalis wanita bertubuh mungil namun dengan suara yang menerobos sukma. Mereka berdua diiringi oleh pemusik-pemusik dengan skill yang hebat. Apalagi permainan sang bassis yang saat itu memakai topi pancing benar-benar memukau gue. Teman-teman gue ngeledekin gue melulu, katanya ga ada apa-apanya kalo dibandingkan dengan dia, secara gue juga main bass. He3x… Mereka, The Groove, mencuri perhatian gue sejak pertama kali.

Dan hal itu terulang lagi malam ini…

Terlihat sekali bahwa The Groove lebih seperti kumpulan teman, bukan sekedar personil band komersil yang mau nyari tenar. Tapi sungguh terlihat dari kekompakan mereka, pertemanan mereka yang menjadi nyawa bagi The Groove. Mereka main dari hati, bahkan Yuke sang bassis pun (yang saat ini juga gabung dengan band Dewa) terlihat seru banget. Apalagi ketika dia dikasih kesempatan buat sedikit tampil solo, kembali menyita perhatian gue seperti tahun 1998.
Duet keyboard sungguh memberikan adding part yang nikmat, ditingkahi dengan alunan gitar jazzy, ketukan perkusi dan drum yang variatif, dengan kekompakan sinkop-sinkop yang membuat lagu lama terdengar fresh lagi. Duet vokalis pun tidak berkurang atraktifnya. Tubuh mereka selalu bergoyang dan komunikasi dengan penonton pun terjalin dengan baik, sehingga penampilan mereka benar-benar terasa hidup.

FX harus bahagia karena acara ulang tahun perdanyanya diisi oleh band hebat seperti itu.

Gue pada awalnya nonton di lantai atas, ga di depan panggung persis karena – gue pikir – hanya yang diundang aja yang berhak duduk/berdiri di sekitar panggung. Ternyata engga juga, siapapun boleh koq duduk di situ. Walhasil gue agak sedih karena ga bisa melihat penampilan mereka dari dekat dan ga bisa bergoyang – menikmati irama – dengan all out. Tapi, akhirnya, gue mengajak “Dirinyaaaa” untuk turun ke lantai bawah dan bergerak ke dekat panggung, di mana crowd juga udah pada berdiri dan sama-sama berdansa.

Betapa senang akhirnya gue bisa menikmati musik The Groove dengan total. Seru banget berdansa rame-rame, walopun hanya sebentar. Energi yang diberi oleh The Groove sungguh membuat badan enggan untuk diam. Harus dibawa goyang, Jack. Ha3x!
Namun akhirnya waktu jua lah yang mengakhiri segalanya… Pertunjukan selesai sekitar jam 22:15. Agak sedih sih karena kayaknya cuma sebentar, he3x…

Sebelum pulang gue sempat datang ke balik panggung dan bersalaman dengan Rieka Roslan, yang adalah idola gue baik sebagai vokalis The Groove maupun sebagai penyanyi solo. Senang rasanya ketika bisa berjabat tangan untuk sekedar memberikan pujian atas penampilan mereka. Hanya jabat erat itu saja yang bisa melukiskan bahwa gue amat mendukung mereka. Senangnya lagi sih karena Rieka Roslan ternyata masih ingat gue, he…he…he… Menyenangkan!

Gue benar-benar puas dengan penampilan The Groove Reunion. Rasanya ga sia-sia status FB gue ubah-ubah yang isinya menyatakan tentang ketidaksabaran gue menanti jam 8 malam… Semuanya terbayar, Boi… The Groove tampil luar biasa!

Seandainya gue bisa menasihati band-band komersil yang akhir-akhir ini menjamur, cobalah belajar untuk bisa main musik dengan benar dan belajar untuk bisa bikin dan aransemen lagu dengan baik supaya kalian bisa long lasting jadi bila kalian udah lama berpisah tapi ketika ada kesempatan main bareng lagi, kalian bisa kasih pertunjukan yang amat memuaskan…

Buat The Groove, semoga kalian tidak sekedar reuni, tapi benar-benar kembali menjadi satu dan memberi musik yang indah buat masyarakat negara ini. Istilah P4-nya sih: Mencerdaskan Kehidupan Bangsa (melalui musik yang berkualitas). Ha3x!

Bravo The Groove!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s