Tertidur di Dalam Omprengan

Helllooooo…helloooo…hellloooo….hellloooo…..
Yang..yang..yang…ayo digoyang,yang…..

Selamat pagi rekan2 tercinta yang suka membaca tulisan aneh di pagi hari… Selamat bertemu kembali dengan… SAYA!!! (tepuk tangan….). Kembali dalam wadah Notes Ga Penting edisi Pagi Hari ini saya mau membahas tentang keadaan lingkungan di dalam omprengan. Kenapa omprengan lagi ya??? Abisnya kalo dalam bajaj nanti kalian pikir saya ke tanah abang, mo beli kain, ga ngantor dooong…. Makanya saya tetap setia di jalur omprengan aja.. Banyak lhow kerjaan yang harus saya lakukan. He3x…

Tentunya saat ini saya duduk di spot ter-asoy di deretan kursi belakang macam mikrolet aja. Makanya saya bisa leluasa membahas orang2 di sini tanpa harus ada yang curiga…

Duduk di depan saya adalah seorang cowok yang kurang kece… Kenapa??? Karena cowok itu bergaya semaunya aja. Badannya cukup moleg, padat berisi, membawa tas laptop besar, memakai batu akik dan nampaknya sedang memikirkan hal yang sangat berat karena wajahnya manyun sok manis… Duduk di sebelahnya adalah seorang pria muda dengan rambut spike dan bodi kerempeng dan di sebelah pria muda itu duduk cewek muda dengan rambut panjang diikat buntut kuda dengan bodi kurus… Kenapa gue mengungkapkan bentuk tubuh mereka???? Begini ceritanya..

Sang cowok berbadan moleg (sebut saja namanya Mas Susilo – panggilannya: Susi) nampaknya sedang dalam kondisi kurang sehat. Terlihat dari rambutnya yang nampaknya ga pake jel sehingga kurang terlihat mengkilat (keliatan kaya belum mandi), pake jaket denim tebal padahal lagi panas banget dan langsung mengeluarkan handuk kecil putih bermotif kartun yang kayaknya sih bergambar powerpuff girl…kayaknya lhooowww….

Mas Susi langsung mengambil posisi menyender dan menundukkan wajahnya ke dalam pangkuan tangannya (if u know what I mean). Tertunduk dan langsung tidur… Padahal ketika dia naik di samping2nya belum ada penumpang lain. Kira2 selang 5 menit baru muncul penumpang lainnya, naik dan duduk di sebelah Susi. Biasanya sih sikap tenggang rasa itu dikembangkan di dalam omprengan karena semua juga pengen dapat posisi duduk yg nyaman. Susi ga mau geser tapi untung si cowok muda masih bisa duduk dengan santai… Tapi kan kursi itu akan diisi oleh 3 orang. Terbuktilah akhirnya sang ceweq muda itu naik juga, duduk di sebelah cowok muda. Si cowok muda udah menebarkan lirik2 mesra ke arah Susi supaya dia mau geser, eeeeeeehhhh… Nampaknya doi lagi enak tidur nih… Jadi ga sadar kalo ada penumpang lain yg mau duduk. Tapi apa boleh buat, cewe muda akhirnya duduk juga dengan badan yg sedikit tertekuk supaya bisa enak. Beruntung sekali kedua orang itu punya badan yg compact jadi bisa pas dalam segala bidang. Coba kalo kejadian itu menimpa gue, huh! Pasti udah gue tegor abis2an tuh si Susi.. Macam dia bayar ongkos 50 ribu aja!!!

Kenapa mereka pada ga duduk di samping gue? Karena sebelumnya udah ada 2 cowok lagi yang duluan duduk di samping gue. Kayaknya sih demi menghindari panasnya pancaran sinar matahari yang lebih dominan ke arah kursi seberang, tempat Susi dkk duduk. Jadi emang tadi pas baru2 awal nampak seperti peserta Cerdas Cermat yang duduk bertiga di satu row bangku. He3x…

Si cowok muda akhirnya tertidur… namun si cewek muda nampak cukup tersiksa karena dia duduk mepet ke pintu belakang (omprengan ini adalah kijang merah dengan Pak Bambang sebagai supirnya) yang berkaca lebar. Jadi sinar mataharinya cukup puas menerangi dia… Untungnya kaca film mobil mempunyai kegelapan sebanyak 60% lah, jadi panasnya cukup tereduksi. Sementara Mas Susi tetap dengan posisinya tertidur daaaaaaannnn mendengkur…. Ha3x…. Ada seorang cewek yg duduk di deretan kursi tengah beberapa kali nengok2 ke belakang, mencari sumber dengkuran itu… Setelah dia melihat ternyata itu adalah Mas Susi, maka beberapa kali senyum pun mengembang di wajahnya… Soalnya dengkuran Mas Susi beneran seru banget lhow… Kadang2 seperti orang yang lagi latihan bela diri tenaga dalam, kadang2 seperti rocker keabisan air… Variatif laahhh…

Tapi sebenarnya gw prihatin dengan Mas Susi. Mungkin dia memang banyak kerjaan sehingga waktu istirahatnya kurang, sehingga dia jadi sakit flu sementara kita tau bahwa obat flu paling ampuh adalah tidur… Mungkin dia pengen istirahat di rumah, namun sebagai pekerja yang bertanggung jawab tidak mungkin dia cuti disaat perusahaan sedang mengejar penyusunan SPT Badan Tahunan yang jatuh tempo pelaporannya pada tanggal 30 April. Maka dengan berbagai macam cara Mas Susi tetap memaksakan diri untuk ngantor…

Gue jadi teringat diri gue jaman dulu, kan gue juga hobi tidur di dalam omprengan. Apakah gue juga ngorok ya? He3x… Malu juga dooong ya… Apalagi gue kan juga sering berbarengan dengan si Wati, jangan2 sebelumnya di udah pernah bikin blog tentang Pria Hitam Berjanggut Lebat Yang Tidur Ngorok Di Omprengan… Aaahhh, jadi malu… Untungnya sekarang gue lebih suka nge-note.. He3x… Positif kan?

Ok deh… Segitu dulu aja ya laporan pandangan mata saya di pagi hari ini… Semoga kalian semua cukup merasa terganggu ya dengan note ga penting ini… Tapi kan ini adalah cara saya untuk menikmati hidup di tengah2 rasa kepanasan dan terperangkap dalam kemacetan ini… He3x…

Buat Mas Susi, semoga tidurnya cukup memberikan tenaga tambahan buat bekerja nanti ya… Semoga cepat sembuh juga (kalo emang sakit)… Buat cowok dan cewek muda di sebelahnya… yang sabar yaaaaaaawwww…

Have a nice day, guyz…
Have a great weekend too…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s