Family Person

Teeeng..teng..teng..teng..teng..teng…teeeng… Teng..teng..teng..teng..teng..teng..teng..teng…teng..teng..teng..teng..terereeeettt….

Selamat pagi rekan2 sekalian? Gimana senamnya? Masih ingat dong dengan irama SKJ tahun 88 tadi? Cukup fenomenal lhoooowww…. Sehabis senam sekarang saya ajak kalian untuk bergabung lagi dengan Notes Ga Penting edisi Pagi Hari! Jreeeenng…jreeeeng…. Duuuuuuttthhh….. (eh, siapa yg kentut????).

Pagi ini saya minta ijin ya mau sedikit serius… Semoga ga terlalu menuai protes lagi seperti di note saya yg berjudul Kewajiban & Hak. He3x… Pagi ini gw ingin ngebahas tentang pengalaman seorang teman dalam bekerja.Teman gue ini cewe (selanjutnya disebut dengan Mimi), udah merit dengan seorang pria yang cukup kece dan (selanjutnya diaebut dengan Pipi) dianugerahi 3 orang anak. Yg satu SD, yg satu masih kecil dan satu lagi keciiiillll banget alias baru lahir beberapa bulan yg lalu. Gue sangaaaaattt senang melihat keluarga ini, mereka lucu sekali. Mimi & Pipi sama-sama berkarir dalam dunia pekerjaan. Sementara anak2 ditinggal di rumah dengan pengasuhnya. Tapi pada dasarnya mereka adalah Familly Person, jadi bukannya orang2 yg tercemplung dalam dunia kerja sampe lupa pulang buat urus anak2. Buktinya anak2 itu sangat dekat dengan ortunya. Ga seperti yg gue tau ada seorang anak lebih dekat dengan bebisiter-nya drpd sama ibunya, yg kalo nangis anak itu malah manggil2 nama mbak-nya. Tragis…

Singkat cerita, Mimi memiliki jenjang karir yg bagus dan krn pada dasarnya Mimi sukaaaa banget bekerja – sampe mimipinya juga tentang kerjaan – maka diberikanlah kesempatan baginya untuk menikmati jenjang promosi…. Horeeee!!! Eh, tapi promosi ini maksudnya naik jabatan lhow bukan dikasih diskon… Jangan salah kaprah ya. Yup, Mimi akan menjadi seorang manager namun harus melewati tahap training dulu. Kami semua sebagai rekan2 tercintanya merasa sangat takjub dan bersyukur atas berita itu…. Walopun-jujur aja-gue sempat berpikir gimana ya dengan anak2nya….

Training itu akan memakan waktu beberapa bulan daaaan dilakukan di luar angkasa ehh… Maap… Maksudnya di luar negeri. Secara pribadi gue benar2 ngerasa kuatir dengan keadaan itu karena bagaimana dengan perkembangan anak2nya? Apalagi masih ada yg baru lahir.. Trus gimana dgn Pipi, apa ga takut nanti malah “serong kiri-kanan”? Ha3x… Tapi sebagai teman yg (paling) baik gw hanya bisa mendoakan yg terbaik buat Mimi & keluarga krn gw tau banget mereka pasti mendoakan hal2 yg krusial spt itu. Dan kemudian gue ga tanya2 lagi tentang rencana itu ke mereka.

Beberapa bulan berlalu sampai akhirnya pertanyaan itu terujar juga daaaann Mimi menjawab bahwa dia Membatalkan rencana itu.. Wadddduuuhhh… Berarti gagal dong dapet jabatan baru? Mimi tersenyum (sok) manis dan dengan (sok) PD dia berkata “Ya!”.
Mimi “melepaskan” peluang baik….

Tapi dari hasil obrolan itu, tidak nampak sedikitpun penyesalan di ekspresi Mimi. Koq bisa ya??? Padahal kan kalo naik jabatan berarti naik penghasilan dooong… kan ada 3 orang anak yg semuanya masih dalam masa pertumbuhan.. Dan seperti kita tau bahwa masa pertumbuhan itu ga murah… Biaya pendidikan, makanan kesehatan, biaya dugem (eh ini engga termasuk yaaa…) adalah hal2 yg cukup merepotkan.

Namun Mimi tetap teguh. Dia mengatakan bahwa yang terpenting adalah keluarga. Harta yang terbesar. Tidak tergantikan. Keputusan Mimi diambil setelah diskusi dengan Pipi dan itu merupakan suatu keputusan yang cukup berat. Pipi sendiri sangat mendukung rencana training Mimi itu sehingga membuat Mimi mantab untuk pergi, namun seiring dengan berjalannya waktu mampirlah beberpa pertimbangan di pikiran mereka berdua sehingga akhirnya keputusanpun diambil.Dan gue (dalam hati) sangat bersyukur dengan keputusan itu…

Amat mengharukan… Ternyata masih ada insan yang memiliki pola berpikir seperti itu: keluarga adalah segalanya. Kesempatan yang paling indah adalah kesempatan bisa dekat dengan keluarga, melihat anak2 bertumbuh dan menghabiskan waktu bersama. Saling membagi kasih sayang…. Ooooohhh…. Betapa romantis….

Gue setuju bahwa manusia memang harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhannya dan atas kerja keras itu pasti akan diberikan imbalan yang setimpal. Namun apakah yang akan dibeli dari imbalan itu? Materi?
Gue jadi ingat waktu ngobrol dengan teman gue yg bilang dia pengen melihat anaknya belajar jalan, berdiri, lari, pengen mendengar kata pertama yang diucapkan oleh anaknya…. Dan pengen banget anaknya lari ke dia minta dipeluk kalo misalnya si anak lagi sedih… Very sweet…

Mimi & Pipi, gue sangat salut dengan keputusan kalian itu. Menjadi Family Person bukanlah hal yang sepele. Penuh pengorbanan. Tapi gue yakin koq semua pasti ada maknanya. Well, ga menutup kemungkinan juga koq orang yang maha sibuk bisa jadi family person… Yang penting kan balance…. (bisa ga ya?)

Tuhan pasti melihat kebutuhan kalian. Semua sudah diaturNya. Jadi, nikmatilah hidup berkeluarga dengan senang… Jangan lupa juga traktir2 kita ya… He3x…
Yang pasti, gue pun pengen banget menjadi Family Person.

Demikianlah Note Ga Penting saya pagi ini… Maap ya ga cerita tentang omprengan dulu… He3x…

Enaknya sih kalo sambil dengarin lagu soundtrack Keluarga Cemara:
Harta yang paling indah adalah Keluarga…

Have a nice day guyz… Share your love to your family!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s