Ibu-ibu di Omprengan

Ada hal yg sangat lucu di omprengan yg gue naikin pagi ini.

Gue duduk di deretan kusi belakang dgn posisi berhadapan dengan penumpang lainnya, bagian belakang diisi 6 penumpang: 3 kanan, 3 kiri. Gue duduk mepet dengan bangku tengah yang menghadap ke depan. Bangku tengah diisi oleh 3 orang ibu dan 1 orang mahasiswi.Pada awalnya memang hanya 3 orang ibu itu saja yang duduk di bangku tengah. Berisiiiiiikkkk banget. Pembicaraannya macem-macem, dari sekedar ngomongin orang lain sampe ngomongin keluarga sendiri. Terkadang mereka pake acara ketawa (cukup) keras atau terkadang sekedar tersenyum malu-malu. Kadang-kadang juga mereka berbisik (seperti sekarang ini) – gw rasa topiknya pasti tentang diri mereka sendiri. Ada yg tekun bercerita dan ada yg tekun mendengarkan. Yang bercerita biasanya ditingkahi dengan gerakan tangan yang aneh, seakan ingin menegaskan inti ceritanya.

Lalu naiklah seorang mahasiswi untuk duduk di bangku tengah. Karena sudah sempit terpaksalah dia naik di deretan tengah kursi itu dengan posisi agak maju. Kelompok ibu2 itu akhirnya terpecah: 1 duduk dempet dengan pintu, mahasiwi yg agak maju ke depan dan 2 ibu pada bagian selanjutnya.

Tapi rupanya terpecahnya kelompok itu tidak memecahkan semangat mereka untuk bercerita. Tetap aja canda tawanya berlangsung dengan seru… Dan gue yg berada di belakang mereka cukup merasa terganggu apalagi tadi ada teman gue yang telepon. Volume suara teman gue itu – pastinya – kalah dengan sukses oleh volume suara 3 Diva tersebut. Untung aja teman gue ngerti jadi ga tanya lebih banyak hal lagi…soalnya beberapa kali gue ngerasa seperti ga tau mo ngomong apa dengan teman gue itu -karena terpecahnya konsentrasi he3x…

Tibalah pada saatnya sang ibu yg duduk dekat pintu utk berdiam diri. Gue pikir mau tidur, ternyata dia membuka tas dan mengambil HP. Lalu dia mengambil voucher isi ulang pulsa yg berbentuk potongan kertas kecil. Setelah dikeroknya bagian kode, maka dia berusaha untuk membaca deretan kode yg tertera. Naaaahhh pada saat itulah nampaknya dia agak kesulitan. Lalu dia mencolek-colek mahasiswi itu-yang sedang asyik bertelepon (mungkin) dengan pacarnya. Mahasisiwi menengok ke ibu itu dan tanpa malu-malu si ibu meminta tolong supaya mahasisiwi mau membacakan kodenya sekaligus mengisikan kode-kode tersebut pada hape-nya. Mahasisiwi sempat terdiam sebelum akhirnya dia mengakhiri dengan paksa pembicaraan teleponnya.

Sang mahasisiwi dengan terampil mengisikan pulsa sang ibu sementara yang empunya HP itu enak memejamkan mata. Ketika selesai si mahasisiwi membangunkan ibu itu, namun ternyata kali pertama gagal. Sang ibu memintanya utk mengulangi lagi. Akhirnya pada kali kedua ini pulsa berhasil diisikan. Terucaplah kata terima kasih. Yang anehnya… HP itu menggunakan huruf yang kecil juga eeeeeehhhh ternyata si ibu mampu menulis dengan cepat, seperti tidak ada masalah penglihatan. Hal itu berlangsung berkali-kali dalam pengiriman sms dan dengan jarak penulisan yg cukup jauh juga. Terus kenapa dia harus minta tolong mahasiswi itu? Gue yakin ini bukan kali pertama sang ibu mengisi pulsa, dia pasti tau cara ngisinya. Tapi kenapa dia harus meminta mahasiswi itu utk melakukannya sampai-sampai harus mengganggu kekhusyukan teleponnya?

Kenapa sang ibu ga minta bantuan kedua orang temannya yg asyik bercanda ria daripada harus mengganggu orang lain? Sementara pada proses isi pulsa itu berlangsung mereka malah asik ngeliatin si mahasisiwi beraksi sambil senyum-senyum… Aneh sekali…

Sang mahasisiwi memakai hape yg dibundle dgn operator cdma tertentu yang gue tau banget kalo telepon berlama-lama pasti pulsanya jadi lebih murah daripada kalo sebentar aja.. Kasian sekali dia, rencananya mau telepon murah eeeehhh malah jadi terputus.

Saat ini sang Ibu sedang tertidur dengan sukses dan 2 orang temannya juga kayaknya udah kecapean ngobrol. Sementara sang mahasisiwi sekarang berbengong ria….

Inti dari cerita gue ini adalah: janganlah suka ngerepotin orang lain… Lakukan sendiri apa yang bisa kita lakukan. Jangan suka mengganggu ketenangan umum…he3x…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s