Antara Tidur, Nulis dan Supir Kece

Omprengan adalah transportasi wajib buat gue dalam perjalanan menuju ke kantor.

Omprengan bervariasi, ada yg mobilnya masih baru, ada yang udah bobrok. Ada yang besar, ada yang kecil. Ada supir yang berbaik hati mau pasang AC (Air Conditioner) ada juga yang berbaik hati mengandalkan AC(Angin Cepoi-cepoi).
Ada yang supirnya kece dan nyetirnya asoy-bisa nyelip2 tanpa pake hentakan-hentakan ga penting, ada yang supirnya agak kece karena hobinya ngajak ngobrol, ada juga yang benar2 ga kece karena jalannya lamaaaaaa banget. Lebih suka bertahan di jalur kanan padahal-seperti kita ketahui bersama-jalur kanan di tol dalam kota justru cenderung lebih padat/lebih sering tersendat.Waktu tempuh dari jatibening ke kuningan dalam kondisi lancar seharusnya hanya sekitar 20-25 menit saja dengan kecepatan 60KM/jam. Namun, disaat kemacetan di pagi hari, hal itu terasa seperti mimpi saja. Kenyataannya minimal waktu tempuh yg harus gue alami setiap hari kerja adalah 1,5 jam. Sering juga sampe 2 jam dan pernah juga 3,5 jam ketika saat itu hujan deras.

Di saat bermacet-ria itulah gue memutuskan untuk melakukan tindakan mulia: pasang iPod dan kemudian tidur. Lumayan banget saudara-saudara. Waktu tidur yang biasanya terpotong karena hrs bangun pagi bisa cukup terganti di omprengan. Apalagi sambil ditemani musik-musik yg bervariasi dari pop romantis yg mendayu-dayu sampe deathmetal yang menderu-deru… Apalagi sambil disupirin, seakan-akan seperti boss. Kapan lagi coba disupirin tiap pagi dlm perjalanan ke kantor. Bedanya adalah, kalo di omprengan duduknya sempit-sempitan, dempet-dempetan, berisiko tinggi mengalami kesemutan/kram, sulit bergerak, mencium aroma-aroma yang terkadang bisa mengakibatkan disorientasi sesaat,dlsb. Jadi memang keuntungan naik omprengan adalah karena duduk saja. Bayangin ga kalo gue harus naik bis dengan kondisi penuh sesak, macet total, panas/pengap dan berdiri… Bisa bikin gue berpulang lebih cepat deh…ha3x…

Namun kali ini kebiasaan tidur itu gue ubah. Sebenarnya sih awal perubahan itu karena tidak disengaja. Earphone iPod gw rusak dan gw lagi bokek banget utk beli earphone yg baru. Akhirnya terbengong-bengong lah gw di omprengan. Mencoba tidur juga tidak bisa karena tidak ada lullaby… Jadi memang sangat kompleks…

Untungnya – akhirnya – gue bikin account di FB. Fitur-fitur interaktifnya memaksa gue untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan waktu yang ada. awalnya gue hanya suka ngecengin teman2 gue via status mereka, tapi lama kelamaan gue berpikir untuk menuangkan pikiran gue via notes. Yah, hitung-hitung belajar nulis, belajar mengasah perhatian terhadap hal sekeliling, belajar menuangkan perasaan & ide, juga belajar ngelawak (he3x…). Tapi satu hal yg pasti gue ga belajar untuk menjadi penulis seperti yg sekarang lagi marak dilakukan oleh banyak orang. Yah sekedar having fun aja dengan E71 gue ini… Sayang banget kan kalo ga dimanfaatkan…he3x..

Inti dari note gue ini adalah: marilah kita menggunakan waktu yang ada dengan sebaik mungkin daripada dihabiskan buat tidur…hi3x…

Note ini gue tulis di dalam omprengan merah tua agak butut ga pake AC hanya pake AC tapi supirnya kece banget!

Selamat menikmati hidup…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s